Kini sudah banyak pengembang properti yang memasarkan produknya sejak masa pembangunan (rumah belum jadi), atau dikenal dengan istilah pre-launching. Umumnya, pada masa sebelum launching, developer akan menawarkan properti kepada khalayak secara terbatas, melalui agen yang ditunjuk. Tujuannya agar ketika properti tersebut ditawarkan kepada masyarakat umum, sebagian unit sudah terjual. Hal ini tentu dapat mendongkrak citra properti yang ditawarkan, bahwa properti tersebut memang layak dan diminati sebagai tempat tinggal maupun investasi.
Bahkan, tidak jarang semua unit yang ditawarkan sudah terjual habis ketika masih masa pre-launch. Alhasil, publik belum sempat ikut serta melirik tawaran tersebut.
Membeli rumah adalah keputusan besar, dan sering kali waktu pembelian sangat menentukan hasilnya. Salah satu strategi yang jarang disadari banyak orang adalah membeli rumah pada saat launching perdana. Di momen inilah, pembeli berada pada posisi paling menguntungkan: bisa mendapatkan unit terbaik, harga perdana, hingga penawaran eksklusif yang tidak ada lagi di tahap berikutnya.
1. Unit Terbaik Jadi Milik Anda
Saat proyek perumahan baru diluncurkan, developer biasanya merilis harga perdana dengan jumlah unit terbatas. Di fase ini, calon pembeli bisa memilih unit terbaik dengan posisi strategis, view paling bagus, atau desain yang sesuai kebutuhan.

2. Harga Paling Termurah
Ya, kita tahu bahwa harga rumah selalu naik, dan disaat awal launching disitulah harga paling murahya. Karena saat hunian sudah mulai banyak atau terbentuk harga bisa naik secara drastis.
3. Keuntungan Eksklusif di Masa Launching
Fase launching bukan hanya soal unit perdana, tapi juga kesempatan untuk menikmati promo eksklusif yang biasanya tidak akan tersedia lagi.

4. Potensi Kenaikan Nilai Investasi
Membeli rumah di tahap awal artinya ikut serta dalam perjalanan pertumbuhan kawasan. Seiring fasilitas dibangun, akses transportasi ditingkatkan, dan kawasan semakin ramai, nilai properti akan ikut naik.

5. Skema Pembayaran Fleksibel
Developer sering memberikan penawaran pembayaran yang lebih lunak, seperti DP lebih rendah atau cicilan lebih ringan, untuk mendorong penjualan di awal.


